Minggu, 30 Oktober 2016

Kami [Rukun Ikhtiar] Dengan Kampanye Lingkungan Kami

Kami ( Rukun Ikhtiar ) Ecovillage Desa Citapen mengkampanyekan tentang lingkungan dengan cara kami,

Kampanye Lingkungan yang kami lakukan dengan melibatkan masyarakat terutama para pemuda yang memiliki jiwa seni melukis baik berupa melukis hanya dalam bentuk tulisan graffiti ataupun menggambar yang bertema dengan lingkungan.

Sejak tanggal 29 Oktober 2016 kami sedang gencar-gencarnya mengampanyekan pesan-pesan berupa tulisan di tembok-tembok yang biasanya hanya sekedar tembok tak terawat, kami sulap dengan berbagai tulisan mendidik.

kampanye lingkungan kita jaga alam, alam jaga kita
Tulisan-tulisan di bentuk berbagai rupa agar enak di pandang oleh masyarakat sekitar agar lebih peduli akan lingkungan.

Mungkin ini hanya sebuah tindakan kecil yang sudah biasa kita lihat, dimana tembok-tembok kosong di tulis dan di gambar oleh para pelaku seni, namun jika di lihat dari niat kita untuk menyadarkan masyarakan agar peduli dengan lingkungan, Insya Allah ini akan menjadi bagian dari amal ibadah kami :D

Awal-awal terbentuknya kelompok ( KADER ECOVILLAGE ) di Desa Citapen,

Kampanye Lingkungan Bersih


Kami sering melakukan aksi berupa bersih-bersih lingkungan, memperbaiki saluran air, mengangkat sampah-sampah yang menutupi jalur irigasi dan lain-lain yang mana hampir seluruh penjuru Desa Citapen kita capai, namun untuk sekarang ini kami hanya akan menata lingkungan di lingkungan sekitaran RW 01 Desa Citapen saja.











Berhubung seluruh anggota ( Kader Ecovillage ) semua berasal dari RW 01 maka kami hanya akan fokus di lingkungan kami yang mana jumlah RT sebanyak 5 RT.

Kami akan membuat RW kami sebagai RW percontohan kampanye lingkungan hidup untuk semua RW di Desa Citapen yang mana jumlah RW sebanyak 13 RW.

dan untungnya, ketua kader ecovillage merupakan ketua RW 01 dan para RW memiliki paguyuban RW sehingga akan lebih mudah lagi ketua Kader untuk bisa menyombongkan lingkungan kita ke RW - RW yang lain, dan semoga saja para ketua RW bisa bersaing dengan kita yang mana sebagai RW percontohan.

Kampanye Lingkungan Hijau


dengan begitu kita akan bersaing dengan rw yang lain dalam hal peduli dengan lingkungan, bersaing dalam kampanye lingkungan, bersaing mencintai alam dan Insya Allah satu desa akan terbebas dari sampah dan selalu menjaga kelestarian lingkungan.

Pelestarian lingkungan hidup harus selalu di lakukan,...

untuk melestarikan lingkungan hidup bisa mulai dari diri kita setiap hari, dengan cara-cara sederhana seperti menyapu di halaman rumah bila perlu di halaman rumah tetangga :D becanda,...

menyapu di halaman tetangga tidak perlu di lakukan, jika memang rumah tetangga di kelihatan kotor dan tidak terawat maka teruslah melestarikan halaman rumah dengan menanam pohon atau bunga yang cantik-cantik agar tetangga sebelah mau ngikutin,...

Kampanye Lingkungan Sehat


Semoga dengan kampanye lingkungan dari ketua rw bisa menciptakan citapen yang bersih, sehat, hijau, indah dan lestari.

Dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat pasti akan merubah pola pikir masyarakat dalam segala aspek kehidupan, karna jika kita sakit pikiranpun akan ikut sakit yang berakibat sempitnya pola pikir demi kemajuan daerah.

Foto-foto dokumentasi melakukan kampanye lingkungan dalam bentuk melukis di tembok ini akan kami upload disini nanti,

Belum sekarang kami upload, kami sengaja agar pembaca penasaran :D

Update :

Foto sudah di upload, namun tidak semua,...

Untuk melihat langsung bisa datang ke lokasi kerja kami di RT 04 RW 01 Desa Citapen Kecamatan Cihampelas Kab. Bandung Barat tepatnya di perbatasan antara Desa Citapen dan Desa Cihampelas.

Atau mau ikut berkampanye dengan tema lingkungan ?

Silahkan datang langsung,.. berhubung masih banyak space tersedia untuk mengekspresikan jiwa seni kalian.

Kedatangan kamu kami tunggu,...

Kita Jaga Alam, Alam jaga kita,... 

Label:

Selasa, 11 Oktober 2016

Sampah Menjadi Bagian dari Proses Penanaman Padi

Di jaman sekarang ini sampah menjadi pemandangan yang lajim, ya,... bisa di katakan seperti itu. Dimana-mana ada sampah, bahkan di kawasan lahan pertanian pun tak luput dari keberadaan sampah. Hingga sampahpun sekarang menjadi bagian dari proses penanaman padi khususnya kawasan persawahan.

Bagaimana tidak, di tempat kami " Desa Citapen " tepatnya di lahan persahawan yang mana saluran irigasi sebagai jalur pengairan lahan persawahan di penuhi dengan sampah, berbagai macam sampah dapat kita temukan di area saluran irigasi.

Sampah Menjadi Bagian dari Proses Penanaman Padi


Lucunya, saat kita "kader ecovillage" Rukun Ikhtiar melakukan kebersihan di area ini hanya sedikit masyarakat yang ikut berpartisipasi untuk turut membersihkan saluran irigasi ini.

Proses Penanaman Padi Hingga Jadi Bubur / Nasi

Sampah Menjadi Bagian dari Proses Penanaman Padi


Dalam hati kecil kami berkata apa mereka-mereka ini khususnya yang suka buang sampah sembarangan (saluran irigasi) tidak tahu seberapa beratnya para petani menanam padi hingga menjadi beras dan nasi yang mereka makan sehari-hari ? apakah tidak tahu proses penanaman padi hingga menjadi bubur ayam ua citapen (promosi) hehe,...

Jika mereka tau proses penanaman padi hingga menjadi beras, kami rasa mereka tidak akan membuang sampah sembarangan apalagi ke saluran irigasi, atau mereka tau tapi pura-pura tidak tahu ?

Sampah di Saluran Irigasi


Dengan adanya sampah di saluran irigasi, menambah beban para petani kita dalam proses penanaman padi, karena para petani harus bekerja ekstra agar sampah-sampah tidak ikut masuk langsung area penanaman padi, bukan hanya agar sampah tidak masuk melainkan agar aliran air tidak tersumbat hingga berakibat keterlambatan masa panen.

Sampah Menjadi Bagian dari Proses Penanaman Padi


disini mungkin kami tidak bisa menjabarkan proses penanaman padi hingga menjadi beras atau bubur ua citapen, namun jika ingin tahu tentang proses secara lengkap kamu bisa baca di Proses dan Menanam Padi Sampai Menjadi Beras 

Kami hanya ingin mengajak agar kita bisa saling menghargai antar sesama manusia, para petani mamiliki peranan penting dalam keberlangsungan hidup kita. Pekerjaan mereka sangatlah berat jangan menambah beban mereka, mari kita buang sampah pada tempatnya karena saluran irigasi bukanlah tempat pembuangan sampah.

Label: ,