Senin, 19 September 2016

[3R Sampah] Cara Mengolah Sampah Rumah Tangga Paling Efektif

3R Sampah cara paling efektif dalam mengelola sampah rumah tangga, namun sebelumnya kita harus tau dulu apa itu 3r sampah.


Apa itu 3r ?

3R adalah sebuah singkatan dari bahasa sunda, hehe becanda,...

3r sampah
resouce : behance.net
3R merupakan singkatan dari tiga suku kata yaitu bahasa inggris (Reuce, Reduse dan Recycle), reuse yang berarti menggunakan barang bekas yang kita anggap sampah untuk di gunakan kembali dengan fungsi yang sama atau fungsi yang lainnya, reduce memiliki arti mengurangi barang-barang yang berpotensi untuk menjadi sampah dan recycle yaitu mengolah kembali atau mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat atau product baru yang bisa di gunakan kembali dalam waktu yang lebih lama lagi.


Pengelolaan Sampah Secara 3R

Pengolahan sampah secara 3R dapat kita lakukan sendiri atau bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya di dalam rumah, dengan cara kita masing-masing. Mungkin di selingi becanda atau kegiatan lainnya seperti sambil nonton tivi.

Masi Kita bahas lebih jauh tentang 3R sampah ini


[3R Sampah] Pengelolaan Sampah 3r Berbasis Masyarakat

Pengelolaan sampah 3r berbasis masyarakat akan terwujud dengan sendirinya jika di setiap rumah melakukan / mengolah sampah rumah tangga dengan cara 3R Sampah ini.

Inilah yang harus kita lakukan di lingkungan keluarga kita sesuai 3r

Reuse ( Penggunaan Kembali )
  1. Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
  2. Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  3. Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  4. Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
  5. Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan dan lain-lain

Reduce ( Mengurangi )
  1. Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  2. Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  3. Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  4. Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  5. Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  6. Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu dan lain-lain

Recycle ( Mendaur Ulang )
  1. Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  2. Membuat bungkus kopi menjadi karpet / keranjang belanja
  3. Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  4. Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  5. Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat dan lain-lain

Cukup mudah bukan untuk di lakukan di rumah ? Mari kita lakukan kegiatan yang positif ini di rumah dengan cara kita masing-masing, dengan begitu kita akan mengurangi volume sampah harian dan jika semua keluarga Indonesia melakukan 3R Sampah pasti program pemerintah untuk menjadi Indonesia sebagai negara bebas sampah akan terwujud,... Amin

Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita


Label:

Jumat, 16 September 2016

Peta Desa Citapen | Ruang Lingkup Geografi Sebagai Calon Desa Bebas Sampah

Kami Memiliki Ruang lingkup Geografi yang cukup besar sebagai wilayah kerja ecovillage ( kami ) / rukun ikhtiar, tapi kami sebagai kader ecovillage tidak akan menyerah begitu saja, kami akan terus mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mencintai lingkungan dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Bahkan saat ini kami terus berusaha agar kades untuk mengeluarkan atau menerbitkan surat berupa peraturan desa tentang jum'at bersih.

Peta Desa Citapen | Ruang Lingkup Geografi Sebagai Calon Desa Bebas Sampah
sumber : https://www.google.co.id/maps


Peta Desa Citapen Kecamatan Cihampelas Kab. Bandung Barat



Peta di atas cukup besar, tapi kami telah berkeliling untuk terus mengajak masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan Alhamdulillah untuk wilayah jalan raya citapen sudah mulai ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita

Label:

Senin, 05 September 2016

Capung Menjadi Bagian dari Sejarah Kejayaan Citarum

Capung atau sibar-sibar merupakan hewan yang sudah hidup sejak jaman purba dan bahkan sebelum adanya dinosaurus,... wow

Berdasarkan data yang berhasil kami rangkum bahwa spesies tertua berumur sekitar 320 juta tahun, yang mana fosil nya di temukan di Inggris di sebuah tambang batu. Berdasarkan penemuan fosil yang yakini sebagai spesimen capung ini sudah ada sejak 320 juta tahun yang lalu dan tentunya dengan ukuran yang sangat besar di bandingkan yang kita lihat saat ini.

Pada jaman sekarang ini capung sudah sangat jarang kita temukan, bahkan bisa di bilang hilang atau musnah sama sekali.

Yang jadi pertanyaan sekarang, kemana perginya serangga eksotis ini ?

Saat sungai citarum berada pada tingkat kejayaanya sekitar 20 tahun kebelakang,... serangga ini tidak terlalu sulit di temukan terutama di tempat kami tinggal yaitu Desa Citapen Kec. Cihampelas KBB.

Capung sekarang ini enggan berada di desa kami,...
capung menjadi bagian dari sejarah kejayaan citarum
Sumber Gambar : ferdhika-blog.blogspot.com

Lucunya banyak masyarakat sekitar yang tidak tahu menahu asal usul serangga nan elok rupawan di pandang mata ini. 20 tahun kebelakang setiap tahun ada musim capung atau dalam bahasa sunda " papatong " kami masih ingat saat kami masih kecil sering berlomba dengan teman-teman sepermainan untuk menangkap papatong ini dan menghitung siapa yang lebih banyak menangkap kemudian kami akan melepaskan kembali.

Mungkin teman-teman di kota lain belum pernah melihat jumlah capung sebanyak ini,... perlu di ketahui,.. jumlah capung bisa mencapai jutaan ekor kalau saat musim capung ini.

Tapi sayang saat ini pemandangan itu sudah tidak ada lagi dan mungkin hanya tinggal sejarah atau sebagai dongeng pengantar tidur anak cucu kita kelak,... miris

Mari kita sama-sama perbaiki gaya hidup kita untuk selalu menjaga lingkungan, dengan tidak membuang kotoran hewan ke sungai ( citarum ) tidak membuang sampah ke sungai ( citarum ) agar capung kembali menghiasi desa kita.

Apa Hubungannya Capung dengan Citarum ?

Mari kita pelajari sedikit tentang capung,
Sebagaimana kita ketahui bersama, Allah tidak menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini dengan kesia-siaan. Dengan begitu capung pun di ciptakan dengan penuh manfaat terutama bagi kita manusia yang tinggal di alam ini. Manfaat capung antara lain sebagai bioindikator air bersih

Sebagai bioindikator air bersih
Seekor papatong dewasa akan menaruh telur-telurnya di permukaan air yang bersih dan kemudian telur akan menetas menjadi larva. Namun capung tidak hidup di air yang kotor sekotor citarum, mereka hidup di air yang bersih, air yang belum tercemar sama sekali. Capung tidak bisa bertahan hidup di air yang ekosistemnya terganggu. Jika di suatu tempat atau mata air berupa sungai atau danau dan terdapat banyak capung sudah pasti air tersebut masih sangat bersih yang belum terevolusi.

Sebagai Predator Nyamuk
Setelah telur-telur menetas menjadi larva, makanan larva ini adalah jentik-jentik nyamuk, ikan-ikan kecil, berudu dan lainnya. Bahkan capung ini menghabiskan hidupnya lebih lama di air karna jika sudah menjadi capung dewasa dia hanya memiliki waktu yang cukup singkat untuk terbang kesana kemari. Tapi jangan salah yah,.. dia terbang kesana-kemari bukan tidak ada gunanya,.. selain jentik nyamuk dia juga memakan ( predator ) nyamuk dewasa, lalat dan jenis serangga lainnya, dan capung di kenal sebagai predator ( serangga ) paling ganas di spesies serangga bahkan papatong ini di kenal sebagai " KANIBAL " serem kan ??

Sebagai Predator Hama Padi
Bahkan para petani pun akan sangat terbantu dengan adanya serangga ini, karna capung juga sebagai predator hama yang sering di sebut wereng yang sering merusak tanaman padi. Namun sekarang sudah tak lagi dapat di temukan karna habitatnya sudah di rusak oleh praktek pertanian yang tidak ramah lingkungan

Mari kita sama-sama menjaga alam ini agar alam pun senantiasa menjaga kita,...

Di hati kecil penulis bertanya, apakah virus demam berdarah bisa muncul karna sudah hilangnya habitat capung sebagai predator alam pemangsa nyamuk ?

saya rasa pembaca lebih pintar dari kami jadi bisa menemukan jawabannya masing-masing,...

tolong di share ke media sosial yah,...

Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita


Label: